Mengenal Sintered Stone: Batu Buatan Dengan Teknologi Modern

Loading image...
Oleh Surabaya Prop March 19, 2024
Terakhir Diperbarui: June 21, 2024

Sintered stone menjadi salah satu pilihan utama dalam proyek konstruksi dan desain modern. Dibuat melalui proses sintering yang canggih, batu ini menawarkan kombinasi unik antara estetika dan kualitas. 

Selanjutnya, kita akan mengulas lebih dalam terkait batu ini, mulai dari jenis-jenisnya hingga area pengaplikasiannya. Simak artikel ini hingga akhir.

Apa itu Sintered Stone?

Batu sinter atau sintered stone adalah sebuah produk inovatif dalam industri material bangunan yang menggabungkan kekuatan sekaligus keindahan material alami melalui bantuan teknologi modern. 

Proses pembuatannya dimulai dari campuran bahan-bahan alami seperti mineral granit, kuarsa, fieldspar, mineral kaca, kalsium karbonat, dan pigmen pewarna. Campuran tersebut kemudian diolah  menggunakan teknologi sintering, di mana bahan-bahan tersebut dipanaskan pada suhu tinggi hingga mencapai titik lelehnya. Proses ini pada akhirnya akan membentuk sebuah material padat yang homogen.

sintered stone slab

Foto: wikipedia

Hasilnya adalah sebuah material dengan karakteristif fisik yang superior, seperti tingginya tingkat kekerasan, ketahanan terhadap goresan, panas, dan noda, serta ketahanan terhadap cuaca ekstrem.

Beberapa Jenis Sintered Stone

Dalam konteks teknik produksinya, sintered stone dibagi menjadi 3 jenis, di mana ketiganya memiliki karakteristik masing-masing. Berikut penjelasannya.

gray slab sintered stone

Foto: wikipedia

1. Full Body

Full body mengacu pada batu sinter di mana warna dan pola tidak hanya terkonsentrasi di permukaan, tetapi juga meresap ke seluruh ketebalan bahan.

Ini berarti bahwa jika ada kerusakan atau aus pada permukaan, warna maupun polanya akan tetap sama di sepanjang ketebalan batu. Ini membuatnya sangat tahan lama serta cocok untuk area yang sering digunakan atau lalu lintas tinggi.

2. Pola Tercetak (Veined)

Batu sinter dengan pola tercetak memiliki pola seperti venasi alami batu alam seperti marmer atau granit. Pola ini dihasilkan melalui teknologi cetak yang presisi, memberikan tampilan lebih realistis dan estetis.

Pola tercetak memungkinkan untuk menciptakan desain indah dengan karakteristik alami batu alam, tetapi dengan keuntungan kekuatan dan ketahanan batu sinter.

3. Inkjet Printed

Jenis inkjet printed juga menggunakan teknologi cetak, di mana gambar atau pola diaplikasikan ke permukaan batu menggunakan printer inkjet khusus.

Ini memungkinkan untuk reproduksi detail secara presisi, sehingga batu sinter dapat meniru berbagai material, termasuk batu alam, kayu, atau bahkan pola-pola kompleks seperti motif geometris. Teknologi ini memberikan fleksibilitas desain sehingga menghasilkan keunikan tersendiri dari segi tampilan.

Area Pengaplikasian

Penggunaan sintered stone dalam rumah hunian dapat sangat bervariasi tergantung pada preferensi desain, gaya hidup, hingga kebutuhan penghuni rumah. Namun, beberapa lokasi yang umumnya diaplikasikan di rumah adalah:

1. Dapur

Sintered stone adalah pilihan ideal untuk countertop dapur karena keunggulannya dalam menahan goresan, panas, maupun noda. Kemampuan daya tahannya terhadap panas membuatnya mampu menangani peralatan dapur, seperti panci atau wajan panas yang baru diambil dari kompor.

countertop sintered stone

Foto: master-profil

Selain itu, daya tahannya terhadap noda membuatnya sangat mudah dibersihkan, menjadikannya solusi praktis dan estetis untuk area dapur.

2. Kamar Mandi

Penggunaan sintered stone dalam kamar mandi menawarkan kombinasi sempurna antara keindahan dan fungsionalitas. Dengan kekerasan serta ketahanannya terhadap air, material ini cocok digunakan sebagai lantai, dinding, bahkan dalam pembuatan shower enclosure (shower box) sekalipun.

Baca juga: Menggunakan PVC Untuk Plafon Kamar Mandi

Kemampuannya dalam menahan kelembaban maupun air membuatnya ideal untuk area kamar mandi. Sementara itu, ke-eleganan tampilanya memberikan sentuhan modern dan mewah pada area tersebut.

3. Lantai

Sintered stone juga menjadi salah satu pilihan populer untuk lantai rumah karena tingkat kekuatan serta daya tahannya terhadap lalu lintas pada hingga abrasi.

Baca juga: Lantai Granit Alam Vs. Homogeneous Tile - Pilih Mana?

Mengacu pada karakteristik dan segala kelebihannya, material ini  cocok untuk digunakan di seluruh area rumah, termasuk ruang tamu, kamar tidur, maupun area lainnya yang sering digunakan.

4. Teras & Balkon

Material ini bisa menjadi pilihan ideal untuk lantai teras atau balkon karena mampu beradaptasi terhadap cuaca ekstrem maupun paparan sinar UV.

Baca juga: Perbedaan Balkon & Teras

Ini membuatnya cocok untuk penggunaan di luar ruangan, di mana batu sinter dapat memberikan tampilan elegan untuk menciptakan area outdoor yang cozy dan indah.

5. Meja & Konsol

Sintered stone juga dapat diaplikasikan sebagai bahan pembuatan meja makan, meja kopi, atau konsol di ruang tamu atau ruang makan.

Kekuatan serta daya tahannya membuatnya cocok untuk digunakan sebagai permukaan meja yang sering digunakan. Sementara itu, beragamnya pilihan warna dan tekstur memungkinkannyanya untuk menciptakan desain sesuai dengan gaya ataupun estetika ruangan.

6. Dinding & Backsplash

Dalam aplikasi dekoratif, Sintered stone dapat digunakan sebagai dinding backsplash di dapur atau sebagai elemen dekoratif di dinding ruang tamu atau kamar tidur.

Baca juga: 8 Jenis Batu Alam Untuk Dinding Teras Rumah

Dengan keindahan estetika serta kemudahan dalam perawatan, batu sinter memberikan solusi dekoratif yang praktis dan elegan untuk meningkatkan penampilan ruang interior.

Kekurangan Sintered Stone

Dari penjelasan pada bab ‘Area Pengaplikasian’ kita bisa mengetahui betapa banyaknya kelebihan yang ditawarkan batu ini. Meskipun demikian, seperti halnya pada banyak material bangunan inovatif lainnya, sintered stone juga memiliki beberapa kekurangan seperti penjelasan berikut ini.

1. Pemasangan Cukup Sulit

Instalasinya membutuhkan keterampilan serta peralatan  khusus  karena materialnya cukup keras dan berat. Pemasangan tidak tepat akan mengakibatkan retakan atau kerusakan pada material.

2. Keterbatasan Desain

Meskipun ada berbagai pilihan warna maupun pola, sintered stone mungkin tidak dapat meniru detail yang sangat halus atau pola-pola unik seperti batu alam asli.

3. Bobot Berat

Bobotnya relatif berat, sehingga dapat mempersulit pengangkutan maupun instalasinya, terutama untuk proyek-proyek besar atau di lantai atas bangunan.

4. Keterbatasan Penyesuaian

Material ini sering tersedia dalam ukuran standar saja sehingga kurang fleksibel untuk disesuaikan terhadap desain tertentu, atau dipotong sesuai dengan kebutuhan yang spesifik.

Penutup

Dengan segala kelebihannya, sintered stone menjadi salah satu pilihan menarik dalam dunia desain interior ataupun eksterior. Meskipun demikian, tidak ada bahan bangunan yang sempurna, dan batu sinter juga memiliki beberapa kekurangan tertentu. Akan tetapi, dengan pemilihan serta pengaplikasian secara tepat, maka akan membuatnya menjadi investasi tersendiri dalam menciptakan desain visual yang indah, fungsional, serta tahan lama

Featured Image: wikipedia